Kesehatan
Cara Menghitung HPL yang Mudah Agar persiapan Persalinan Lancar

Cara Menghitung HPL yang Mudah Agar persiapan Persalinan Lancar

Hari kelahiran sang buah hati ke dunia memang merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu, bukan hanya oleh orang tua tetapi juga oleh kerabat dekat dan keluarga. Karenanya tidak heran jika saat Anda hamil, prediksi tanggal lahir jadi hal yang sangat penting. Sebagai orang tua tentu ingin mempersiapkan momen kelahiran yang berkesan dan terbaik untuk sang buah hati bukan?

 

Mengetahui HPL (Hari Perkiraan Lahir) bisa membantu Anda mempersiapkan segala detail keperluan sebelum sang buah hati lahir ke dunia. Dan ternyata menghitung HPL itu sendiri bukanlah hal yang sulit.

 

Dikutip dari stanfordchildrens, perkiraan tanggal lahir umumnya mencakup 3 hal. Nah yang pertama adalah hari pertama anda haid, kemudian kedua hitung secara mundur 3 bulan dari hari haid anda tersebut, lalu yang terakhir anda perlu tambah 1 tahun dan juga tujuh hari paling akhir ke tanggal itu.

 

Simpelnya sebuah usia kehamilan bisa kita perkirakan hitungan melalui hari pertama haid terkahir (HPHT) yang anda lewati. Nah perhitungan ini menyatakan bahwa sebuah proses pembuahan akan berlangsung pada hari ke 14 anda mens. Dan kehamilan secara umum akan berjalan paling tidak 38-40 minggu atau hitungan hari menjadi 280 hari dari HPHT.

 

Nah apabila anda masuk siklus mens 28 hari dan teratur, ada baiknya anda menggunakan rumusan Naegle. Rumus itu untuk perhitungan HPL (HPHT + 7 Hari – 3 Bulan), contohnya:

 

  • Jika memiliki HPHT tanggal 1 Januari 2021, maka ditambah 7 hari akan menjadi 8 Januari 2021. Kemudian dikurangi 3 bulan menjadi 8 Oktober. Nah hasil HPL milik anda akan menjadi tanggal 8 Oktober 2021.

 

  • Selanjutnya jika anda punya HPHT tanggal 1 Mei 2021, kemudian 7 hari selanjutnya akan menjadi 8 Mei 2021. Anda perlu kurangi 3 bulan menjadi 8 Februari 2021. Kemudian tambahkan 1 tahun menjadi 8 Februari 2022, Jadi HPL Anda adalah 8 Februari 2022.

 

Apabila anda menjadi bagian perempuan yang siklus haid atau mensnya lebih lama daari 28 hari atau bahkan kurang dari 28 hari maka ada baiknya anda tak menggunakan rumusan Neagle. Sebagai alternatif bisa menggunakan rumus “Parikh”, rumus ini biasanya digunakan untuk siklus menstruasi yang tidak teratur. Begini caranya!

 

(HPHT + 9 Bulan + (lama siklus menstruasi – 21 hari).

 

Contoh, jika HPHT tanggal 1 Maret 2021 dengan lama siklus menstruasi 35 hari, maka 1 Maret 2021 ditambah 9 bulan menjadi 1 Desember 2021. Kemudian ditambah 35 hari dikurangi 21 hari yaitu 14 hari. Maka HPL yang anda miliki akan menjadi tanggal 1 Desember 2021 + 14 hari = 15 Desember 2021.

 

Jika Anda masih tidak paham dan kesulitan dengan cara menghitung diatas, Anda bisa dengan mudah menggunakan Kalkulator Perkiraan Lahir dari Prenagen yang bisa diakses melalui website resmi prenagen.com. Anda cukup memasukkan HPHT dan lama siklus menstruasi, kemudian klik hitung. Maka hasil perkiraan lahir (HPL) akan langsung tersedia di sana.

 

Bagaimana? Tidak sulit bukan? Pastikan Anda ingat kapan tanggal HPHT dan lama siklus menstruasi supaya bisa menggunakan Kalkulator Perkiraan Lahir. Dengan begitu, Anda bisa memprediksi tanggal lahir bayi di rumah tanpa harus berkonsultasi lebih dulu dengan dokter.

 

Perlu diketahui juga, penghitungan prediksi tanggal lahir di atas bisa jadi tidak akurat karena menurut berbagai sumber penelitian dikatakan jika hanya 5 dari 100 orang wanita yang melahirkan bayinya sesuai dengan HPL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *