Tips Trik
Pengertian, Keutamaan dan Penulisan Bismillah yang Benar, Baik Tulisan Arab Maupun Latin

Pengertian, Keutamaan dan Penulisan Bismillah yang Benar, Baik Tulisan Arab Maupun Latin

Bismillah merupakan bacaan yang wajib diucapkan oleh seluruh umat muslim ketika akan melakukan kegiatan. Mengawali semua kegiatan dengan diawali bismillah sangat penting, agar kita mendapatkan pahala, perlindungan sekaligus keikhlasan dalam memulai segala aktivitas.

Ungkapan ini sering dicantumkan ke dalam tulisan tangan, tugas atau pernyataan secara tertulis. Karenanya kamu tidak boleh salah menulisnya. Untuk mengetahui penulisan dari bismillah, maka simak ulasan berikut ini!

Ungkapan bismillah harus ditulis dengan bahasa Arab atau tulisan latin yang benar agar membawa keberkahan dan kebaikan. Berikut adalah contoh penulisan bismillah yang benar :

Tulisan Arab :

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Tulisan Latin :

Bismillahirrahmaanirrahiim

Artinya :

“Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang.”

  • Pengertian Bismillah

Pelafalan bismillah dimaksudkan untuk mendapatkan keberkahan dan kebaikan dari Allah SWT. Pelafalan bismillah memiliki makna yang besar yang wajib kamu ketahui, yaitu :

1. Huruf ba’ yang artinya ‘dengan’

Kata بِسْمِ artinya ‘nama’. Ulama Bashrah mengatakan, kata ini berasal dari kata ‘as-Sumuw’ yang artinya tinggi. Alasannya, nama ini sering disebur, sehingga memiliki kedudukan yang tinggi.

2. Kata Allah [اللّٰه] memiliki arti nama Sang Pencipta dan Penguasa alam semesta.

Beberapa ulama berpendapat bahwa, ‘Aliha – ya’lahu’ artinya beribadah. Karena Allah SWT adalah Dzat yang diibadahi. Ketika mengucap “Bismillah”, kamu memulai pekerjaan dengan menyebut nama Allah untuk mencari keberkahan

3. Kata Ar-rahman memiliki arti “Dzat yang kasih sayangnya sangat luas”. Kasih sayang Allah meliputi seluruh mahluk hidup.

4. Kata Ar-Rahiim berasal dari kata rahima, yang memiliki arti “kasih sayang sampai kepada yang dikehendaki oleh Allah SWT”. Kasih sayang ini akan ditunjukkan kepada orang-orang yang beriman

  • Keutamaan Melafalkan Bismillah

Melafalkanbismillah memiliki keutamaan yang sangat luas dan bermanfaat jika diucapkan setiap hari bahkan setiap saat. Kamu akan mendapatkan perlindungan dan pahala yang begitu besar diantaranya :

  • Membaca Bismillah Membuat Setan Menjadi Kecil

Melafalkan bismillah dapat membuat setan menjadi kecil seperti seeoor lalat. Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hambal dalam kitab hadist yang berdasarkan ucapan Nabi Muhammad SAW, Ia berkata :

“Tunggangan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam tergelincir, maka aku katakan: ‘Celaka setan.’ Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Janganlah engkau mengucapkan ‘celakalah setan.’ Karena jika engkau mengucapkannya, maka ia akan membesar dan berkata: ‘dengan kekuatanku, aku jatuhkan dia.’ Jika engkau mengucapkan bismillah, maka ia akan menjadi kecil hingga seperti seekor lalat. (HR. Ahmad, Abu Daud, dan dishahihkan Al-Albani)

  • Mendapatkan Pahala yang Besar

Melafalkan bismillah bisa mendapatkan pahala yang besar, sebagaimana diriwayatkan dalam hadist berikut ini:

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitabullah (Al-Qur’an) maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Aku (Nabi Muhammad) tidaklah mengatakan Alif Laam Miim adalah satu huruf, melainkan alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.” (H.R. At Tirmidzi)

  • Mendapatkan Perlindungan Allah SWT

Sebelum keluar rumah, kita diwajibkan melafalkan bismillah agar mendapatkan perlindungan ketika kita di luar rumah hingga pulang kembali ke rumah. Seperti yang diriwayatkan dalam hadist berikut ini: Anas bin Malik Radhiallahu’anhu berkata, sesungguhnya Nabi SAW bersabda :

“Bila seseorang keluar dari rumahnya, lalu membaca bismillahi, tawakkaltu ’alallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah; maka dikatakan padanya, ‘Engkau telah mendapat petunjuk, engkau tercukupi dan engkau telah terjaga (terbentengi,’ sehingga para setan lari darinya. Setan yang lain berkata, ‘Bagaimana urusanmu dengan seseorang yang telah mendapat petunjuk, tercukupi, dan terbentengi?” (HR. Abu Dawud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *